WebDev / Lain-lain / Hari Blogger Nasional: Momen Bagus Untuk Melakukan Revolusi Mental

Hari Blogger Nasional: Momen Bagus Untuk Melakukan Revolusi Mental

Setelah ngeblog selama lima tahun saya merasakan ada degradasi mental yang berkaitan dengan kegiatan di dunia maya. Yang paling tampak adalah rasa enggan untuk meneruskan prinsip ‘one day one post’ alias menerbitkan satu artikel setiap hari. Prinsip ini hanya bertahan selama empat tahun. Pada tahun kelima mulai tampak ketidak konsistensi saya.

Di mata Google, menerbitkan artikel setiap hari memang bagus sekali. Dengan cara itu maka semakin banyak artikel yang bisa digerayangi oleh robotnya. Posisi blog akan menjadi semakin baik dalam search engine (mesin pencari)  Apalagi jika keywordnya pas banget.

Hari Blogger Nasional 2014

Pada sisi yang lain memedomani prinsip ‘satu hari satu artikel’ bisa menimbulkan kejenuhan. Bukan bagi saya saja tetapi juga bagi blogger yang mengunjungi blog saya. Selain rasa jenuh juga ada kerepotan sendiri. Sibuk membaca dan membalas komentar dan juga sibuk membalas kunjungan blogger lain. “Nggak berkunjung dan berkomentar merasa tidak enak karena sudah berteman baik, berkunjung setiap hari kok malah merepotkan diri sendiri,” ujar seorang blogger. Nah, nggak enak kan jika ada sahabat yang merasa seperti itu.

Paling tidak ada tiga faktor yang menyebabkan mental saya tergerus.

1. Label Lansia (lanjut usia) tak bisa berbohong. Kelincahan dan kegairahan mulai menurun. Pura-pura lincah dan bergairah tentu kurang elok, bukan. Saya bersyukur bahwa dalam usia 64 tahun ini saya masih mau dan mampu gentayangan di dunia maya.

2. Menulis buku juga bisa memecah perhatian. Maklum kegiatan ini harus dijaga momentumnya agar tidak sampai tersendat-sendat. Satu hari satu lembar tulisan perlu saya lakukan agar tenggat waktu yang saya buat sendiri bisa saya tepati. Ini juga untuk menjaga agar apa yang sudah ada di kepala bisa mengalir terus ke laptop.

 3. Keasyikan berlabuh dan menanam jangkar di media sosial juga merupakan salah satu godaan. Silaturahmi sambil berbagi ilmu dan pengalaman yang dihiasi candaan membuat saya agak betah di sana. Ini tentu saja mengurangi waktu, tenaga, dan pikiran. Akibatnya bisa diduga,  porsi untuk kegiatan ngeblog menjadi berkurang.

Blogosphere sungguh mengasyikkan. Selain untuk berbagi ilmu dan pengalaman kegiatan ngeblog memang banyak manfaatnya. Dengan rajin update artikel maka ketrampilan menulis menjadi semakin meningkat. Orang yang tak punya bakat menulis pun bisa membuat tulisan yang baik asal rajin belajar dan berlatih. Ini bukan jual kecap tetapi saya telah merasakannya.

Dari segi kebendaan, ngeblog juga bisa dijadikan lahan untuk menjemput rezeki. Uang dan barang bisa saya dapatkan dari kegiatan ngeblog. Hasil pemasangan iklan, hadiah lomba, dan fee dari job review bisa menambah isi dompet. Paling tidak dapat digunakan untuk membayar domain dan hosting. Banyak sahabat dan hidup menjadi berwarna-warni adalah manfaat lain yang saya peroleh. Oleh karena itu dunia blogging tetap menjadi kegiatan yang akan terus saya pertahankan.

Berkenaan dengan peringatan Hari Blogger Nasional tahun 2014 ini saya merasa perlu melakukan revolusi mental. Ini memang meniru program Pak Jokowi, Presiden Republik Indonesia yang baru saja dilantik dan melantik para menterinya. Yang namanya revolusi tentu harus dilakukan dengan segera sehingga akan tampak hasilnya dalam waktu dekat.

 Saya harus mendobrak rasa malas, ogah-ogahan, dan berani mengurangi sedikit rasa nyaman yang menggoda. Prinsip ‘one day one post’ di blog saya rubah menjadi ‘three posts a week’ Menurut pakar blogging, prinsip ini sebenarnya masih dalam kategori ‘baik.’ Menerbitkan tiga artikel dalam seminggu rasanya bisa saya lakukan. Blogwalking saya laksanakan setiap hari sesuai kemampuan. Ini penting untuk memelihara silaturahmi sambil menyerap ilmu. Kegiatan imbangan yang saya lakukan adalah menulis artikel di blog lain, termasuk di Blog Ekstra ini.

Menulis buku tentu akan terus saya lakukan. Paling tidak dalam setahun harus ada 2-3 buku baru yang bisa saya terbitkan. Sebagai selingan adalah menulis artikel untuk media dan mengompor-ompori sahabat untuk menggairahkan menulis buku.  Sasaran utamanya adalah para sahabat yang menjadi member di Grup Facebook ‘Menulis Bareng Pakde’ yang saya buat.

Untuk menyukseskan revolusi mental ini maka saya harus meluruskan niat lagi. Menulis untuk berbagi ilmu dan pengalaman agar bernilai ibadah.

Selamat memperingati Hari Blogger Nasional.  Semoga kita bisa menjadi blogger yang bermutu dan bermoral.

Apa yang sahabat lakukan dalam memperingati Hari Blogger Nasional tahun 2014 ini? Silahkan berbagi.

Penulis: Abdul Cholik

Foto Profil dari Abdul Cholik

13 comments

  1. bener banget pakdhe, sepertinya harus sudah mulai menulis lebih nih biar makin eksis ngeblognya, makasih pakdhe :)

  2. Harus lebih giat menulisnya nih, kesetrum deh sama postingan pakde. terimakasih pakde

  3. Revolusi mental untuk blogger, bener juga itu pak de :)

    Selamat hari blogger nasional :))

  4. Inspiratif, saya sendiri malu dengan pak de, karenaa blog saya ter onggok gak jelas tanpa konten

  5. Pinginnya sih bisa produktif seperti dirimu Dheee…
    up date blog plus tulis naskah untuk buku lagi….
    belakangan ini aku malah ngerasa nafsu besar, tenaga kurang…

  6. Aamiin Pak De, semoga kita bisa menjadi blogger yg bermoral dan bermutu :)

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Cara mempromosikan artikel

Cara Mempromosikan Artikel Blog

Setelah tombol publish ditekan maka artikel blog akan meluncur ke dunia maya ...