WebDev / Lain-lain / Blogger Sebagai Profesi! Mengapa Tidak?

Blogger Sebagai Profesi! Mengapa Tidak?

Dunia online adalah dunia yang tidak terbatas. Internet menjadikan sesuatu yang tadinya tidak mungkin menjadi mungkin. Sesuatu yang tidak masuk akal, menjadi masuk akal. Banyak profesi baru bermunculan akibat begitu massivnya penggunaan internet oleh manusia. Salah satunya adalah profesi blogger.

Selama ini, mungkin yang kita tahu bahwa blogger adalah hanya sebagai kegiatan hobi semata. Kalaupun ada penghasilan dari ngeblog, itu hanya dipandang sebagai tambahan penghasilan semata. Tapi, pernahkan terfikirkan oleh kita, bahwa blogger juga bisa dijadikan sebagai sebuah profesi dan bukan kegiatan sambilan?

Setidaknya, penulis telah membuktikannya sendiri dalam rentang 2 tahun ke belakang ini. Menjadikan blogger sebagai satu-satunya profesi. Dan hasilnya, alhamdulillah… bisa buat makan istri dan 3 anak, bayar angsuran mobil, dan bayar beberapa karyawan… :)

Yakinlah, bahwa apapun, jika dilakukan dengan serius, itu akan bisa memberikan hasil yang maksimal. Memang, itu semua perlu proses. Dan yang perlu diperhatikan adaah, jangan dilihat pada hasil akhirnya, tapi lihatlah pada prosesnya.

Si A, seorang blogger dalam sebulan mampu mendapatkan penghasilan $ 10k, misalnya. Belajarlah pada dirinya saat jatuh bangun beliau membangun blognya itu. Takutnya, jika fokus kita ada pada penghasilan itu, kita akan jatuh terjerembab dan patah arang di trengah jalan, ketika ternyata kenyataan tidak sesuai dengan apa yang diimpikan.

Dalam beberapa kasus, memang ada juga blogger yang berada pada posisi dilema. Dilema yang kami maksudkan adalah dilema antara tuntutan orang tua dan keluarga besar yang menuntut untuk menjadi begini dan begini. Lulus kuliah itu ya harus kerja. Dan kerja yang dimaksudkan adalah bekerja di perusahaan secara resmi, memakai jas, dasi, sepatu mengkilat, dll. 

Sementara, profesi blogger itu terlihat seperti “pengangguran”. :) Soalnya tidak pernah atau jarang keluar rumah buat ngantor. Gimana mau keluar, lha wong kantornya di dalam rumah… :v Gak pernah pakai baju dinas, jas, dasi, sepatu mengkilat. Pakaian “dinas”nya cukup celana kolor dan kaus singlet. :)

Hanya, pintar-pintarlah kita menjelaskan kepada keluarga akan profesi blogger yang kita jalani. Tunjukkan pada mereka, bahwa blogger mampu mempunyai penghasilan berkali-kali lipat daripada pegawai perusahaan. Mudah-mudahan, cepat atau lambat, mereka mau mengerti dan mendukung profesi kita.

Bagaimana? Masih ragu menjadikan blogger sebagai profesi?

Penulis: Kuncoro

Foto Profil dari Kuncoro

One comment

  1. Foto Profil dari Taufiq Firdaus A. Atmadja

    Memang tidak ada salahnya jadi narablog

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Hari Blogger Nasional 2014

Hari Blogger Nasional: Momen Bagus Untuk Melakukan Revolusi Mental

Setelah ngeblog selama lima tahun saya merasakan ada degradasi mental yang berkaitan ...